Posts

Ajaran Tasawuf di Masa al-Khulafâ’ al-Râsyidîn

Walau penamaan tasawuf belum dikenal pada awal-awal kemunculan Islam, namun ajaran-ajaran yang diusung dalam tasawuf adalah ajaran-ajaran yang bersumber dari al-Qur’an dan hadits. Karena itu kita mendapati prilaku-prilaku kaum sufi hampir sepenuhnya diambil dari prilaku-prilaku Rasulullah dan para sahabatnya. Sikap zuhud yang ditradisikan oleh kaum sufi bukan sesuatu yang baharu atau sesuatu yang tidak memiliki dasar dalam Islam. Justru sebaliknya, apa-pun yang dilakukan oleh kaum sufi adalah sebagai bentuk pengamalan yang menyeluruh terhadap ajaran-ajaran Islam itu sendiri. Dalam al-Qur’an Allah berfirman: وَأَمَّا مَنْ خَافَ مَقَامَ رَبِّهِ وَنَهَى النَّفْسَ عَنِ الْهَوَى (40) فَإِنَّ الْجَنَّةَ هِيَ الْمَأْوَى (41) (النازعات) “Dan adapun orang yang takut akan tuhannya dan ia mencegah diri dari hawa nafsunya maka surga adalah tempat kembalinya”. (QS. a l -Nâzi’ât: 40-41) Dalam sebuah hadits, Rasulullah berpesan kepada sahabat Mu’adz ibn Jabal: إيّاكَ وَالتّنَعُّمَ فَإنّ...